Tuesday, 12 June 2012

dwihati SATU tekad

                                                       DWIHATI SATU TEKAD

astaghfirullah, kenapa aku ni? aku tidak boleh membuat keputusan dengan baik kali ni? kenapa ni, hati tak tenang? walaupun ini masalah kecil, tapi aku akur tidak mampu menahan benteng kegelisahan yang kian limpah di dalam hati. aduh, sakitnya hatiku. kenapa aku tidak boleh 'handle' hati ini sekarang? 

inilah fitrah hidup insan apabila ada masalah, baik masalah itu sekecil kuman. aku akui, aku sememangnya sering melalui masalah ini untuk mendamaikan hati apabila diusik beban. aku takut sebenarnya, kerana aku perlu memikul tanggungjawab yang aku tidak terduga. hati kecil berkata, 'aku nak nangis, tapi kenapa tak boleh? kenapa? kenapa? teman, bantulah aku'. namun, sejujurnya aku jarang berkongsi masalah dengan teman, seandainya hal itu aku anggap aku mampu 'handle' sendiri. aku akui, boleh dibilang dengan jari bilangan perkongsianku tentang diriku kepada mereka. itulah diriku.

langkah kaki aku hayun untuk mengambil wuduk.alhamdulillah, reda sedikit kegelisahan di hati. namun, tiba-tiba sahaja masalah itu menyerang di minda.bkesannya, aku menjadi lebih celaru. 
" Ya Allah, dugaan apakah kali ini, aku tiada daya upaya untuk menahannya melainkan dengan izinMu. Ya Allah, aku mohon petunjukMu untuk lembutkan hatiku supaya lebih damai." entah mengapa, aku terasa langkah kakiku ingin di hayun ke luar bilik. 

Subhanallah, Ya Allah, izinkan aku untuk melihat kedamaian alamMu pagi ini. Allahurabbi, ciptaanMu sememangnya mendamaikan hatiku. Ya Allah, aku memohon ampun padaMu kerana berhenti mengingatiMu di saatku senang, dan sering kali hanya mendekatiMu di saatku hiba. alangkah lalainya hatiku, Ya Allah. Astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah. Ya Rabbi, Kau ampunkanlah diriku, ampunkanlah, ampunkanlah.
tiba-tiba,  air mata tertitis. alhamdulillah, sudah lama aku tidak dapat mengalirkan airmata, namun kuasaMu hari ini airmataku bisa menitis... 

Allahurabbi, betapa kerdilnya diriku dalam hidup ini, dalam mengenalMu, moga Kau izinkan aku lebih dekat denganMu, Ya Allah.

hatiku yang asalnya telah dipanahi kesakitan bebanan, alhamdulillah dihiasi dengan rasa tenang dengan izinNya... di sebalik dwihatiku; iaitu yang boleh melalaikan dan boleh mendekatkan, hanya ada satu tekad yang sama, untuk mendapat jalan pulang dengan cara yang mendamaikan, dengan cara yang menguatkan cintaku padaMu, dengan cara yang dihalalkan olehMu. 

p/s: duhai teman, sememangnya setiap insan akan di dampingi dengan beban masalah, yang kadang kala bisa meranapkan jiwa raga seandainya tersasar jalan yang dipilih, justeru, izinkanlah hati-hati kita supaya mengingatiNya di saat kita duka ataupun ria, kerana hanya Dia yang bisa merawat  hati yang kita miliki. Subhanallah, Dia sememangnya pakar hati yang Maha Hebat.

Ya Rabbi, izinkanlah hati-hati kami dihiasi dengan nikmat cinta AgungMu yang bisa mendambakan kedamaian, yang bisa tenang dalam tingkah, dan yang bisa memilih jalan yang terang dalam hidup kami. semoga Engkau akan memberikan kami nikmat keimanan, keamanan ke arah jalan cinta IslamMu yang benar,
AMIN YA RABBAL ALAMIN....



No comments:

Post a Comment