ALLAHUAKBAR, ALHAMDULILLAH aku ucapkan kerana masih memberikan aku untuk bernafas melebihi sedetik hingga kini. namun, sejak dilanda mimpi-mimpi ini, diri seakan-akan terdiam kaku. persoalan terus menerjah dalam minda, apakah ini sekadar mainan tidur, ataupun petunjuk untuk setiap kali doa dipohon, inginkan hidayahNYA? WALLAHUA'LAM.
DETIK-DETIK TERUS BERLALU................. namun, suatu ketika itu.......
....................."di manakan aku berada? kenapa keadaan menjadi suram begini? Allahuakbar, aku masih mampu bergerak, aku masih mampu melihat, aku masih mampu brsua. namun, kelibat siapakah di sana?
di sisi almari yang usang itu, terbujur kaku sebujur mayat. timbul dalam detik hati,
siapakah gerangannya yang tiada seorangpun peneman di kala itu? kenapa hanya aku yang mampu melihat, yang mampu mendekati gerangan yang berbalut putih itu?
diri ini terus menghampiri balutan putih itu. tak ku sangka diriku sendiri yang aku tertanya-tanya. tapi, akukan masih hidup. kenapa aku boleh menjadi dua? aku masih bisa bernyawa, namun kenapa masih kaku di hujung sana? hati mula gugup, lantas mencuba mendekatkan lagi diri dengan balutan putih itu. ASTAGHFIRULLAH, ini bukan aku, ini bukan aku. wajah yang buruk, bau yang busuk terus menerjah dalam rongga hitung. diri menangis sepuas-puasnya. seandainya ini adalah jasadku, aku tidak rela kerana mungkin ini balasan dari perbuatanku yang sering sia-sia dalam ibadahku, hubunganku. ALLAHURABBI. tidak mungkin ini bisa terjadi seandainya aku mapu menjaga setiap amal dan tingkahku"......................
AKU TERSEDAR DARI LENA DENGAN PELUHAN YANG MEMBASAHI TUBUH.
SUBHANALLAH, AKU MASIH LAGI bernafas di saat aku telah merasakan mati dalam keadaan yang aku sendiri tidak ingini.
mimpi ini sejujurnya telah memberikan impak besar kepadaku untuk lebih mendekatiNya. InsyaAllah, aku aku usahakan untuk lebih memperbaik detik hidupku.
tatkala aku lebih dekat denganNYA, aku merasakan aman dan tenang. malah, mengundang juga buatku untuk tidak terlalu taksub dengan dunia. INSYAALLAH, semoga pilihanku ini nanti membuatkan aku mampu menempuhi jalan yang lebih baik, aku juga mampu mempertingkatkan segala kelemahan diri.
YA RABBI, SESUNGGUHNYA HIDAYAH HANYALAH MILIKMU. NIKMATNYA HIDAYAHMU SEMEMANGNYA MENENANGKAN JIWA, MERANGSANG JIWA UNTUK MELAKSANAKAN SURUHANMU. PINTAKU PADAMU, IZINKANLAH HIDAYAHMU MAMPU KU CAPAI DALAM MELAKSANAKAN TUGASKU SEBAGAI INSAN DI DUNIA INI, JUA SEBAGAI HAMBAMU YANG ENGKAU RAHMATI DAN KASIHI.
AMIN, YA RABBI...
No comments:
Post a Comment